MapInfo adalah salah satu perangkat lunak (software) yang digunakan sebagai sarana untuk menampilkan atau pengimplementasian sistem informasi geografik. Kelebihan perangkat lunak Mapinfo tersebut adalah karena fasilitas yang diberikan cukup mudah untuk dioperasikan dan cukup

lengkap untuk keperluan pengembangan sistem informasi geografik

Kemudahan lain, perangkat ini tidak memerlukan dukungan hardware yang terlalu rumit. Sehingga hampir semua personal computer (PC) dapat digunakan untuk mengoperasikan software tersebut. Selain itu dengan sudah tersedianya menu-menu pada windows, maka pengguna tidak perlu menghafalkan perintah-perintah panjang. Melainkan dapat langsung memberi perintah melalui menu utama maupun icon yang sudah tersedia.

Seperti halnya perangkat lunak lain yang dioperasikan dibawah windows yang memiliki kemampuan multi tasking, maka MapInfo juga dapat digunakan secara bersama-sama dengan fasilitas lain didalam MapInfo sendiri. Konsep ini dinamakan sebagai desktop mapping, sehingga memungkinkan untuk menyajikan data spasial, data atribut dan grafik secara bersamaan dan saling berhubungan antara satu dengan yang lain.

Kemampuan lain dari destop mapping ini adalah kemampuan untuk mengorganisir, memanipulasi dan menganalisis data. Informasi yang disajikan oleh MapInfo ini pada pronsipnya adalah hasil penggabungan data grafik dan non-grafik. Berikut adalah beberapa kemampuan proses yang ditawarkan oleh Map Info :

  • Direct Opening untuk file-file yang dibuat dengan DBASE tau FoxBASE,delimited ASCII, Lotus 123, Microsoft Acces dan Excel serta mengimpor grafik dalam berbagai format.
  • Menampilkan data dalam tiga format : Map windows, Browser windows, dan Graph windows.
  • Access ODBC untuk remote database seperti Oracle dan Sybase.
  • Map Layer yang memungkinkan untuk mengerjakan peta dalam beberapa layer peta sebagai satu layer.
  • Legend Cartographic, memungkinkan untuk membuat dan mencustomize legend untuk beberapa layer peta.
  • Thematic map untuk membuat analisa data dengan pengaruh visualisasi, termasuk permukaan dalam bentuk grid, 3D Map dan prism Map.
  • Kemampuan Query mulai dari yang sederhana sampai kompleks.
  • Adanya Workspace yang dapat menyimpan semua setting dan tampilan.
  • Adanya hotlinks yang memungkinkan mengupload file atau URL langsung dari Map Info.
  • Tools komprehensif yang memungkinkan untuk menggambar langsung atau mengedit gambar.
  • Dapat menampilkan peta yang siap pakai dan mempunyai fungsi untuk membuat peta sendiri.
  • Seagate Crystal Report,program standar laporan industri yang memungkinkan untuk membuat laporan dan table data langsung dari Map Info.
  • Layout Windows untuk menyiapkan output.
  • Kemampuan cetak dan kemampuan ekspor dengan output berkualitas tinggi.
  • Kemampuan untuk mengubah proyeksi peta untuk tampilan dan digitizing.
  • Fungsi pengolahan objek.

Format Tampilan MapInfo
Konsep Desktop Mapping yang dimilik oleh MapInfo memungkinkan untuk menampilkan data dalam 4 format, yaitu :

  1. Mappers, yaitu penyajian informasi data grafis dalam bentuk konvensional hasil dijitasi, sehingga memungkinkan untuk memvisualisasikan pola geografik dari data.
  2. Browser, yaitu penyajian informasi dalam bentuk daftar-daftar tabular (seperti pada basisdata konvensional) atau tabel-tabel. Memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan data secara manual maupun otomatis secara penuh.
  3. Graphers, yaitu penyajian informasi dalam bentuk grafik atau histogram sesuai dengan data pada browser. Penyajian grafik tersebut biasanya secara terpisah maupun bersama-sama dengan tampilan mappers. Memungkinkan untuk menampilkan grafik atau histogram pada peta maupun statistiknya.
  4. Layout Windows, yaitu windows yang digunakan untuk menset peta yang akan dicetak.

File Yang Menyusun Map Info
Pada Map Info dikenal 5 nama file utama untuk kebutuhan penyimpan data model vektor yang masing-masingnya saling berasosiasi dan merupakan elemen dari satu set File Map Info.
Kelima type File Utama yang membangun set Data Map Info untuk model data vector adalah :

  1. File DAT (*.DAT), yaitu file penyimpan data tabular (non spatial)
  2. File ID (*.ID), yaitu file indeks sebagai kunci penghubung (kunci Topologi) antara struktur grafik dan struktur tabular.
  3. File IND (*.IND), yaitu file indeks dari data tabular yang berguna untuk menemukan dan menjelajah suatu data yang ada di dalam File Map Info.
  4. File MAP (*.MAP) yaitu file penyimpan struktur data grafik (objek Geografis).
  5. File TAB (*.TAB) yaitu file utama Map Info yang berfungsi untuk pembuka satu set File map Info (File DAT,MAP,ID dan IND). Tanpa File TAB ini maka satu set File MapInfo tidak dapat dijalankan pada software MapInfo.

Satu set File MapInfo menyimpan satu jenis data.Apabila data yang disimpan adalah layer peta (struktur grafik), maka set file tersebut minimal mengandung elemen file TAB, MAP, DAT dan ID. Selanjutnya jika data yang disimpan hanya data tabular (non spatial) maka set file tersebut minimal mengandung elemen file TAB,DAT dan ID. Kemudian ada dua lagi file MapInfo yang perlu dikenali :

  1. File WOR/Workspace (*.WOR) yaitu File yang berfungsi menyimpan sekumpulan kerja menajemen data yang dilakukan pada MapInfo.
  2. File MBX (*.MBX) yaitu program terapan yang dibangun dengan bahasa MapBasic.

Struktur Data Pada MapInfo
Sebagaimana diketahui bahwa struktur data geografis model vector terdiri dari titik (point), garis (line) dan area. Ketiga macam struktur grafik ini oleh MapInfo dapat diberikan dalam berbagai rupa (feature) yang terdiri dari (ljhat gambar di bawah):

  1. Titik (point) atau symbol (label 1)
  2. Garis, yaitu segmen garis (line), garis lengkung (arc) dan polyline
  3. Area yaitu region rectangle, rounded rectangle dan elipse