STIHL menyediakan alat perawatan kebun serta pembuatan lubang tanam yaitu palm cutter, mistblower dan planting drill.

Menjaga produktivitas di tengah kondisi industri sawit yang sedang lesu menjadi sebuah kewajiban bagi pelaku sawit. Agar menjaga bisnisnya tetap berjalan dengan baik pelaku sawit memang harus lakukan beragam inovasi.

“STIHL  adalah produsen yang mendukung produktivitas di kehutanan, perkebunan kemudian dia juga ada beberapa alat berat seperti alat potong pohon  untuk perawatan  rumput dan juga mencakup mesin perawatan mobil freezer cleaner,” 

Ada tiga produk andalan STIHL yang disediakan yaitu palm cutter yang berguna untuk sebagai alat potong TBS maupun perawatan. Mistblower sebagai alat penyemprot pupuk, pestisida, dan power drill untuk pembuatan lubang tanam saat replanting.

Palm cutter STIHL akan memberikan kemudahan dalam pekerjaan saat panen, karena alat ini dijalankan secara mekanisasi. Ada dua tipe yang disediakan  yaitu STIHL PC 70 dengan panjang tangkai 2,12 meter dan PC 75 dengan tangkai teleskopik yang memiliki panjang 2,7 meter hingga 3,9 meter.

“Ada dua tipe yang kita miliki yaitu STIHL PC70 yang memiliki jangkauan lebih rendah hampir 3 meter dengan alat potong menggunakan dodos dan egrek, dan STIHL PC75 yang lebih panjang untuk pohon yang lebih tinggi sampai 6 meter,” 

Dua palm cutter ini bermesin 2 tak yang menghasilkan tenaga 0,95 kW serta berbahan baku bensin ditambah oli. Menambahkan oli bahan bakar tersebut juga disediakan khusus untuk menunjang kinerja alat lebih maksimal.

Produk kedua yang jadi andalan STIHL mistblower sebagai alat penyemprot pestisida maupun pupuk yang juga telah otomatisasi. Ada empat tipe STIHL mistblowers yang dipasarkan perusahaan  yaitu SR 5600, SR 200, SR 430, dan SR 450.

Berbeda dengan sprayer pada umumnya, mistblower besutan STIHL ini memiliki daya jangkau dan hembusan lebih besar pada tipe SR 430 dan SR 450 misalnya daya hembus yang dihasilkan mampu mencapai 1300 meter3 perjam. Meski demikian pada kedua seri ini juga dapat diatur daya hembus yang ingin dihasilkan dengan menambahkan aksesoris tambahan berupa pompa tekan dan nozel kit.

Mistblowers ini juga berbahan bakar bensin ditambah oli, dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 1,05 liter pada seri SR200, dan 1,7 liter untuk seri lainnya. Sedangkan kapasitas kontainernya adalah 13 liter untuk SR 5600, 10 liter untuk SR 200, 14 liter untuk SR 430, dan SR 450.

Tak hanya itu,  STIHL mistblower  tipe SR 450  diaplikasikan untuk penyemprotan material serbuk atau granule. “SR450 bisa digunakan untuk granul atau powder jadi ada mekanisme ketika tabung kontainer diputar dia berfungsi untuk menyemprot serbuk. Sedangkan tipe lainnya hanya untuk cairan,” tambah Reyna.

Produk ketiga yang dimiliki oleh Indokita Makmur adalah STIHL planting drill yaitu bor dan auger tangan yang  membantu pembuatan lubang tanam di proses replanting. Sama seperti dua produk sebelumnya, STIHL  power drill bermesin 2 tak berbahan bakar bensin ditambah oli.

“Kalau di sawit bisa juga untuk pemberian nutrisi vitamin, planting drill ini biasanya juga untuk  penanaman, untuk bibit tanaman. Orang luar negeri kan biasanya tidak punya alat manual mereka biasa pakai planting drill,” kata Reyna.

Supaya menjamin keberlangsungan alat ini STIHL memberikan layanan purna jual  terbaik. Dealer yang tersebar di seluruh Indonesia telah disiapkan STIHL untuk ketersediaan suku cadang. Ditambah dengan garansi seumur hidup yang diberikan, pelanggan tak perlu khawatir akan jika terjadi kerusakan alat.

“Ketika menjual produk ini akan diberikan jaminan garansi biaya jika ada maintenance atau kerusakan servis itu gratis di luar suku cadang. Jasa servisinya gratis seumur hidup. Untuk suku cadang juga mesin STIHL sudah pasti tersedia (artikel